Sabtu, 07 Maret 2015

Entity Relationship Diagram (ERD)

Kali ini saya akan membagikan sebuah artikel yang menurut saya sangat penting (Karena ini tugas dari Dosen) Hahaha. Artikel kali ini mengenai Sistem Basis Data. tapi yang mau saja bagikan kali ini adalah Entity Relationship Diagram (ERD), untuk penjelasan apa itu Sistem Basis data mungkin nanti akan saya bikin artikelnya.

Ok langsung saja ke Topik;


Entity Relationship Diagram (ERD)
salah satu bentuk pemodelan basis data yang sering digunakan dalam pengembangan sistem informasi.
 


Pengertian ERD
Diagram hubungan entitas ditemukan oleh Peter Chen dalam buku Entity Relational Model-Toward a Unified of Data. Pada saat itu diagram hubungan entitas dibuat sebagai perangkat lunak
 

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.

Notasi Simbolik dalam ERD 













  1. Entity (rectangler)
    Digunakan untuk menggambarkan obyek yang diidentifikasikan ke dalam lingkungan. Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi
  2.  Atribut (oval)
    Digunakan untuk menggambarkan elemen-elemen dari suatu entity, yang menggambarkan   karakter entity.
  3. Hubungan (diamond)
    Entity dapat berhubungan satu sama lain. Hubungan ini disebut dengan relationship.
  4. Garis (line)
    Digunakan untuk menghubungkan entity dengan relasi/hubungan, maupun entity dengan atribut
 Derajat Relasi di ERD
  1. Unary Relationship
    Unary relationship adalah model relationship yang terjadi diantara entity yang berasal dari entity set yang sama. Sering juga disebut sebagai Recursive Relationship atau Reflective Relationship.
  2. Binary Relationship
    Binary relationship adalah model relationship antara instance-instance dari suatu tipe entitas (dua entity yang berasal dari entity yang sama). Relationship ini paling umum digunakan dalam pembuatan model data.
  3. Ternary Relationship
    Ternary relationship merupakan antara instance-instance dari tiga tipe entitas secara serentak.
  4. Atribut Value
    Atribut value atau nilai attribute adalah suatu occurrence tertentu dari sebuah attribute di dalam suatu entity atau relationship. Ada dua jenis atribut:
  5. Identifier (key)
    digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik (primary key).
  6. Descriptor (nonkey attribute)
    digunakan untuk menspesifikasikan karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.
 Kardinalitas dalam ERD
  • Satu ke satu (one to one), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • Satu ke banyak (one to many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Banyak ke banyak (many to many), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya
 Macam-macam kunci relasi
  1. Super Key
    Super key merupakan salah satu atau lebih atribut yang dimiliki agar dapat membedakan setiap baris data dalam table secara unik.
  2. Candidate Key
    Dalam candidate key ini merupakan atribut yang mempunyai nilai unik dan memiliki satu atribut yang dapat mengidentifikasi secara unik suatu kejadian nyata 
  3. Primary Key
    Dapat mengidentifikasi secara unik suatu kejadian tapi dapat juga mewakili setiap kejadian dari suatu data. 
  4. Foreign Key
    Atribut dengan menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya atribut biasa dari suatu relasi memiliki atribut yg menuju ke Primary Key dari relasi lain. Contohnya : npm, kode_matkul. 
  5. Alternate Key
    Atribut yang tidak terpilih atau tidak dipakai sebagai Primary Key dan Candidate Key.
  6. Composite Key
    Merupakan atribut gabungan dua key atau lebih yang secara unik dapat mengidentifikasi sebuah tupelo.
 Tahapan Perancangan ERD.
  • Dentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan Entitas .
  • Menentukan Atribut Key dari masing-masing himpunan entitas.
  • Identifikasi dan menetapkan seluruh himpunan Relasi di antara himpunan Entitas yang ada beserta kunci tamunya (foreign key).
  • Derajat relasi untuk setiap himpunan relasi.
  • Melengkapi himpunan relasi dengan atribut- atribut deskriptif.
Contoh Kasus
"Sebuah perusahaan mempunyai beberapa bagian. Masing-masing bagian mempunyai pengawas dan setidaknya satu pegawai. Pegawai ditugaskan paling tidak di satu bagian (dapat pula dibeberapa bagian). Paling tidak satu pegawai mendapat tugas di satu proyek. Tetapi seorang pegawai dapat libur dan tidak dapat tugas di proyek. Caranya bagaimana ?"


Menentukan entitas

Entitasnya : pengawas, bagian, pegawai, proyek 


Menentukan relasi dengan matrik relasi
 
Hubungkan entitas sesuai dengan matrik relasi yang dibuat 














Mengisi kardinalitas

Dari gambaran permasalahan dapat diketahui bahwa:

  • masing-masing bagian hanya punya satu pengawas 
  • seorang pengawas bertugas di satu bagian 
  • masing-masing bagian ada minimal satu pegawai 
  • masing-masing pegawai bekerja paling tidak di satu bagian 
  • masing-masing proyek dikerjakan paling tidak oleh satu pegawai 
 Menentukan kunci utama













Menggambar ERD berdasarkan kunci

Ada dua relasi many to many pada ERD sementara, yaitu antara bagian dengan pegawai, pegawai dengan proyek, oleh sebab itu kita buat entitas baru yaitu bagian -pegawai dan pegawai-proyek Kunci utama dari entitas baru adalah kunci utama dari entitas lain yang akan menjadi kunci tamu di entitas yang baru.

















Menentukan atribut

Atribut yang diperlukan adalah: nama bagian, nama proyek, nama pegawai, nama pengawas, nomor proyek, nomor pegawai, nomor pengawas.


Memetakan atribut 
  • Bagian : Nama bagian
  • Proyek: Nama proyek
  • Pegawai:Nama pegawai
  • Pengawas: Nama pengawas
  • Proyek-Pegawai : Nomor proyek, Nomor pegawai
  • Pengawas: Nomor pengawas 
 Menggambar ERD dengan atribut

















Memeriksa Hasil

Periksa apakah masih terdapat redundasi. ERD akhir: untuk pemodelan data pada sistem.


Sekian Dari Saya Semoga Bermanfaat, kalo ada kesalahan silahkan komen biar nanti saya update(Perbarui).

0 komentar:

Sekedar catatan:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel Ingin Tahu

Silahkan Berkomentar Dengan Baik dan Bijak